Cinta Sejati Yang tak Pernah Mati





Cinta Sejati itu... Hmmm... akan jadi berbeda-beda persepsi seseorang saat ditanya tentang apa itu cinta sejati. Ada yang bilang kalau cinta sejati itu ketika menjaga hubungan dan saling setia sampai akhir hayat. Ada pula yang bilang kalau menerima kekurangan dan kelebihan pasangan apa adanya sampai selamanya itu cinta sejati atau tetap saling mencintai walau tidak bisa saling memiliki dan cinta nya tak lekang oleh waktu?
Tetapi kali ini Anda akan kami buat setuju bahwa lima kisah cinta sejati ternyata ada di dunia nyata ini bukan dongeng semata. Kumpulan kisah ini adalah bentuk nyata cinta yang mendalam dan sejati  yang menyimpulkan sipu dan air mata haru...

Ahmad dan Fatimah.




Kedua pasangan muda ini sama-sama diciptakan memiliki 'kelebihan' tersendiri di dalam hidupnya. Dan keduanya percaya bahwa mereka dipertemukan satu sama lain untuk saling melengkapi.

Ahmad yang tak dikaruniai sepasang tangan namun memiliki kaki yang lengkap. Dan, Fatima yang dikaruniai sepasang tangan sempurna, namun tak memiliki kaki sempurna.
"Dan aku akan menjadi kedua tanganmu, sementara kau menjadi kedua kakiku..."



Emilie Gossiaux dan Alan Lundgard.

 


Emilie adalah gadis cantik yang ceria. Suatu hari ia sedang bersepeda usai beraktivitas, dan tanpa ia sadari sebuah truk gandeng melaju terlalu pesat dan menabrak dirinya. Tulang-tulangnya hancur, wajahnya remuk, ia juga kehilangan penglihatan serta pendengarannya di usianya yang masih muda, 21 tahun. Team dokter pesimis ia akan kembali pulih, bahkan menurut mereka ia tak akan pernah bangun lagu. Merekapun menyarankan untuk membawa Emilie pulang.
Alan Lundgrand adalah kekasih Emilie, yang menunjukkan kesetian dan cinta sejatinya. Ia menolak keputusan dokter kepada Emilie, dan berusaha untuk memberikan perawatan sendiri pada Emilie. Suatu hari, di pagi buta, tercetus ide di benak Alan untuk berkomunikasi dengan Emilie melalui sentuhan telapak tangan. Ia menulis kata 'Aku mencintaimu' di sana. Ajaibnya, Emilie bisa menerjemahkan pesan itu dan membalas pernyataan Alan dengan ucapan terima kasih. Hal tersebut tidak membuat Alan menyerah, setiap hari ia berusaha mengajak Emilie berbicara hingga akhirnya ia mengingat segala sesuatu. Kini Emilie memang buta, tetapi ia tak pernah berubah menjadi orang lain, ia tetap menjadi dirinya sendiri.

Taylor Morris dan Daniella Kelly



Bahwa ketulusan cinta sejati itu luar biasa. Demikianlah yang ditunjukkan Daniella kepada Taylor kekasihnya.
Taylor Morris adalah seorang peneliti yang bekerja di angkatan laut. Saat itu usianya 23 tahun dan harus bertugas. Ia mengalami kecelakaan parah dalam tugasnya tersebut. Kedua kaki dan tangannya terpaksa harus diamputasi karena ledakan yang parah.
Kekasihnya Daniella tak lantas pergi meninggalkannya. Ialah yang menjadi sumber semangat bagi Taylor. Dan saat Taylor memperoleh penghargaan militer, ia lebih ingin menyematkannya pada Daniella, pahlawan baginya.
"Semuanya akan terasa sangat berat bila Daniella tak mendukungku dan berada di sisiku sepanjang waktu. Ia pahlawanku."

Cinta Sehidup Semati di Italia Utara.

 


Di sebuah wilayah Italia utara, ditemukan kerangka manusia yang sedang berpelukan. Dipercaya mereka adalah sepasang kekasih yang usianya tak lebih dari 20 tahun. Dan kerangka tersebut telah terkubur di sana sejak 6.000 tahun yang lalu.
Begitulah kiranya cinta itu kekal. Sehidup. Semati.

Semuanya Tak Akan Berubah, Sayang

 




Jonathan Stampf memposting sebuah foto romantis sekaligus mengharukan.
Cerita ini adalah tentang kedua orang tuanya, di mana ayahnya masih mengingat momen-momen di mana almarhum istrinya masih ada.
Di sebuah kursi tua taman itu, mereka pernah duduk dan bercanda. Kursi itu mungkin sudah menua dan pudar warnanya, namun kenangan bersama istri tercinta tak pernah pudar, selamanya.

Dian Syarif dan Eko Priyo Pratomo




Dian Syarif adalah seorang penderita penyakit 'Lupus' yaitu penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengidap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahun nya. Dan saat ini Dian mengalami kebutaan dan pengakatan rahim, namun suami nya Eko Priyo Utomo tetap setia mendampingi nya. 
Dian memang boleh berbangga dan berbahagia memilki suami yang setia seperti Mas Eko, Setia, bukan hanya pada saat senang, tapi juga saat Dian sedang terpuruk dalam hidup. Presiden Direktur PT. Fortis Investment ini pun merasa bersyukur dititipi Dian sebagai istrinya, karena melalui Dian, tujuan hidupnya pun semakin terarah. Lalu, apa arti pernikahan bagi mereka? "Dalam pernikahan, hal yang penting adalah toleransi, keterbukaan, komunikasi, dan tentu saja cinta. Menurut saya, kekuatan cinta dapat menimbulkan keajaiban, mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, bisa menjadi sumber energi, menimbulkan semangat serta gairah hidup, "ungkap Dian dengan hati berbunga.
Dikutip : luthfiradovic.blogspot.com

0 comments: